You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tim Rescue Temukan Enam Korban Kapal Tenggelam
photo Suparni - Beritajakarta.id

Korban Puting Beliung di Kepulauan Seribu Ditemukan Selamat

Asmuni (32), nelayan warga RT 03/03 Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, yang dilaporkan hilang tenggelam saat terjadi puting beliung, Minggu (26/3) malam kemarin, berhasil ditemukan Tim Rescue Sektor 8 Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Korban kita temukan dalam keadaan selamat, sementara bangkai kapal ditemukan di pesisir pantai barat Pulau Lancang.

Tim rescue dibantu anggota Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Satpol PP, menemukan Asmuni di Perairan Gosong Utara Pulau Lancang, Senin (27/3) siang.

"Korban kita temukan dalam keadaan selamat, sementara bangkai kapal ditemukan di pesisir pantai barat Pulau Lancang," ujar Eko Mahendro, Kepala Sektor Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Senin (27/3).

Nelayan Pulau Kelapa Selamatkan Kru KM Tri Mulya

Dijelaskan Eko, kapal korban beserta dua kapal lainnya asal Kamal, Tangerang, Minggu (26/3) malam sekitar pukul 19.30, dihempas angin puting beliung hingga tenggelam. Beruntung, dirinya bisa selamat dan berenang ke pulau terdekat bersama lima awak kapal lainnya (nelayan Kamal, Tangerang).

"Kini tinggal mengevakuasi dua bangkai kapal, karena yang satu sudah ditemukan lebih dulu," tandas Eko.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11030 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1332 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1256 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1249 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye972 personBudhi Firmansyah Surapati